Sudah 2 bulan berlalu setelah
last post published. /bersihin lumut blog yang menempel dan berkerak/
Oke,
welcome back, para pembaca! Akhirnya gue bisa nulis--atau lebih tepatnya ngetik--lagi di sini, hoho. Eniwei, kita sudah menginjak hari kedua di bulan Ramadhan nih--yang berarti 28 hari lagi lebaran (d:). Pada lancar kan puasanya? Lancar dong? Semoga puasa & ibadah kita selama bulan Ramadhan ini diterima oleh Yang Maha Kuasa ya. Amin.
Sekarang gue mau numpahin apa yang sedang menjadi topik di otak gue aja ya...
...soal
inspirasi.
Kata KBBI, inspirasi itu:
[n] ilham
Ilham itu berdefinisi:
[n] (1) petunjuk Tuhan yg timbul di hati: ibu Nabi Musa mendapat --
supaya memasukkan anaknya ke dl peti dan menghanyutkannya ke Sungai Nil;
(2) pikiran (angan-angan) yg timbul dr hati; bisikan hati; (3) sesuatu
yg menggerakkan hati untuk mencipta (mengarang syair, lagu, dsb): di
tempat pengasingannyalah ia mendapat -- untuk mencipta lagu-lagu
perjuangan
Kata anonim: Inspirasi diibaratkan seperti korek api: Kalau tidak ada gas atau bensinnya, ya apinya akan langsung padam.
Kata anonim yang lain: Inspirasi sama seperti intuisi. Gerak hati.
Tiga contoh di atas gue ambil dari banyak pendapat yang dicetuskan oleh orang-orang. Kalo menurut gue pribadi sih, inspirasi atau ilham itu sudah tertanam di setiap manusia, kemudian diperkuat oleh adanya objek atau subjek (orang-orang penginspirasi) di luar sana. Hal yang mendorong kemauan diri kita untuk melahirkan sebuah karya & membuat karya tersebut berjiwa, juga nggak terikat oleh waktu karena what inspires never expires.
Soal penginspirasi... sampai detik ini gue telah menemukan banyak orang yang menginspirasi. Dalam beragam hal. Mereka yang lihai dalam mengolah inspirasi, yang kemudian ditempa ke bentuk karya dalam berbagai bidang, dan hasilnya kembali menginspirasi. Misalnya penulis.
Hmm, dari dulu gue pingin banget jadi penulis. Setiap ngelihat orang yang sukses jadi penulis itu kayaknya kagum banget. Gue coba buat bikin cerita pendek saat kelas 2 SD dan hasilnya cukup memuaskan--untuk ukuran anak kelas 2 SD. Gue kecanduan, dan pada akhirnya menulis menjadi hobi gue. Gue terus bikin cerpen, puisi, sampai project novel yang pada akhirnya berujung: Gak selesai karena males, atau bosen--punya ide baru, atau belum punya self-confidence yang cukup untuk ngirim ke penerbit.
Dulu, gue selalu berusaha untuk berkarya dengan mengikuti cara & ciri orang lain. Jadi diri sendiri itu susah, gue berpikir begitu. Gue selalu berusaha untuk membuat bagaimana supaya cerita gue se-menarik & se-menginspirasi karya penulis favorit gue. Sampai-sampai gue menyembunyikan cara gue sendiri dan membuat seolah-olah gue adalah bayangan dia. Self-imitation.
Tapi sekarang gue sadar, nggak perlu ngikutin orang lain untuk jadi menarik. Kalau kata Marva Collins, "Trust yourself, think for yourself, act for yourself, speak for yourself, be your self. Imitation is suicide."
Jadi,
to become an inspiration doesn't need to follow what inspires,
doesn't need to be a shadow of what inspires. Just be the best of yourself.
Best regards,
Atikah Larasati