Saturday, 21 April 2012

Vending Machines in Japan

Pengen bikin beberapa postingan tentang kebudayaan Jepang nih. Ide buat bikin puisi lagi nggak singgah di otak. Hehe, anyway, I never get bored of talking about Japan. :)

(postingan tentang Vending Machine di Jepang ini dikutip dari beberapa sumber, salah satunya: http://www.infogue.com/viewstory/2012/02/20/12_vending_machine_unik_di_jepang/?url=http://gadget.gopego.com/full/2012/02/12-vending-machine-unik-di-jepang. Ada yang kuedit dan kutambahkan :D)

Vending Machine atau 'mesin penjual otomatis' mungkin jarang ditemui di Indonesia. Namun vending machine ini banyak tersebar di Jepang.

Ini nih beberapa vending machine yang ada di Jepang:

1. Coca-Cola Giant Robot Vending Machine
Menemukan minuman bersoda ini dalam vending machine tentunya tidak sulit. Di Indonesia pun ada. Tapi di Jepang, kita bisa melihat robot vending machine raksasa yang menjual minuman tersebut.



2. Egg Vending Machine
Masing-masing kompartemen kecil ini berisi sekantong telur, sekitar 10 atau 12 butir. Telur-telur ini berasal dari sebuah peternakan di dekatnya, dan petani mengisi mesin setiap hari dengan telur baru.



3. Smart Car Vending Machine
Menekan tombol di vendor ini memang tidak akan memunculkan sebuah mobil, melainkan sebuah tabung bermerek yang berisi pamflet model baru, informasi dealer, dan selembar stiker Smart Car.



4. Ice Vending Machine
Di Jepang, hampir semua barang dijual melalui vending machine, termasuk mesin yang menjual es ini. Biasanya yang membeli pasti ibu-ibu rumah tangga yang males. Es batu aja beli. :p



5. Umbrella Vending Machine
Jika hujan turun dan tidak membawa payung, cukup mencari vending machine ini di Tokyo.



6. Instant Noodle Vending Machine
Mie instan Nissin ini dijual melalui vending machine di Tokyo, cocok sebagai pengganjal perut saat darurat.




7. Flower Vending Machine
Biasanya di stasiun Shijuku, Tokyo ini nih para cowok membelikan bunga untuk ceweknya.


8. Necktie Vending Machine
Menghadiri pertemuan penting tapi lupa tidak mengenakan dasi? Jangan khawatir, ada vending machine yang menjual dasi.



9. Sneaker Vending Machine
Crafty sneaker vending machine ini diciptakan oleh sebuah brand sport fashion Jepang, Onitsuka Tiger.


10. Vegetables Vending Machine
Setelah telur, Anda juga bisa menemukan vending machine yang menjual sayuran segar di Tokyo. 



11. Serangga

Di musim panas, biasanya anak-anak Jepang suka ngumpulin serangga.

12. Lobster Vending Machine

Kita bisa menemukan lobster  hidup yang dijual di vending machine. Sub Marine Catcher ini memungkinkan gamer di Jepang untuk mencoba menangkap lobster hidup.


Masih banyak vending machine yang unik-unik di Jepang! Mungkin budaya kita, orang Indonesia, nggak cocok sama sistem vending machine yang diterapkan di Jepang ini. Kantin kejujuran yang dibuka di beberapa sekolah aja bangkrut, apalagi vending machine. Bisa-bisa langsung rusak oleh tangan-tangan yang nggak bertanggung jawab. :)


Thursday, 5 April 2012

Aku ingin bebas

Aku berdiri mematung di hadapan laut dan langit

Lalu aku berteriak
Menuntut langit menurunkan air matanya
Untuk menyamarkan air mataku

Aku kembali berteriak
Melawan deru arus laut
Untuk melumatkan sesak di rongga dada

Udara dingin menusuk-nusuk,
menyelundup ke tenggorokan,
membekukan paru-paru,
dan mengayom setiap hembusan nafasku,
yang lelah akan hidup penuh liku.

Aku segera memasung waktu
Membuatnya diam dan tidak berdenting sejenak
Aku mengikat kenyataan
Membiarkannya meronta-ronta kesakitan

Aku kembali berteriak
Berharap Tuhan bisa mendengar

Tuhan,
aku hanya ingin bebas
dari realita hidup yang begitu kejam
Sebentar saja

Kamar Tercinta, 5 April 2012


Wednesday, 4 April 2012

Japan is...

...the most amazing country.


Buenos Aires, primavera by miho’s dad on Flickr.

Why?

Aku sangat mengagumi Jepang. Mulai dari kebudayaannya, teknologinya yang super canggih, makanannya, keindahan panorama alamnya, sifat-sifat, kecerdasan, serta kegigihan yang dimiliki oleh penduduk disana, musik-musiknya, manga, dan masih banyak lagi.

Aku menjadi penggemar setia Jepang sejak kelas 6 SD. Telingaku selalu tergerak untuk memasang pendengaran dengan lebih jelas ketika ada yang membicarakan soal Jepang. Aku suka mengoleksi hal-hal yang berbau Jepang, seperti foto-foto panorama alam indahnya yang selalu mampu membuat mataku berbinar-binar kagum. Terlebih lagi, aku (sangat) gemar membaca komik (terutama Detektif Conan!) dan menonton anime. Dari anime yang kutontonlah, aku menemukan banyak lagu yang pas dan nyaman ketika didengarkan.



DSC_6597 by crimsonwoods_flickr on Flickr.
(Sakura/Cherry Blossoms, one of Japan's symbols :))

Aku juga menekuni bahasa Jepang. Dengan dua kamus bahasa Jepang serta beberapa website berisi pembelajaran tentang Jepang, aku cukup bisa & mengerti tentang bahasa Jepang. :)

Oh iya, aku paling suka Tokyo, kota metropolis di Jepang yang sangat menakjubkan.

(Shinjuku at night, Tokyo, Japan)

(Tokyo Tower)

(crowd in front of the QFront building. Cre: Syanne Susita)


(cre: Syanne Susita)

Lihatlah, suasana kota Tokyo yang diramaikan oleh para pejalan kaki & pekerja keras yang berlalu-lalang mengejar waktu. Mereka berprinsip "Time is money". Itulah kunci keberhasilan warga Jepang. Wah, Indonesia harus belajar banyak dari salah satu negara maju di Asia ini.

Berlanjut ke Shibuya. Shibuya dikenal sebagai daerah trendi di kalangan remaja Tokyo. Barang yang dijual di daerah ini pun kebanyakan untuk konsumsi anak muda seperti peralatan elektronik, CD dan DVD. Model baju dan desain aksesoris yang dijual di toko ataupun mal di situ pun menunjukan selera untuk anak muda.

Harganya cukup terjangkau untuk model baju yang cukup unik dan tidak mungkin dijual di Indonesia. Tempat yang wajib dimasuki adalah Shibuya 109 (Shibuya ichi maru kyu). Di gedung sepuluh lantai terdapat ratusan butik kecil.



(cre: Syanne Susita)

Daerah yang juga wajib dijelajahi saat mampir di Shibuya adalah Center-gai. Gang kecil ini tidaklah terlalu panjang, hanya sekitar 36 meter tetapi di sepanjang jalan inilah berjejeran restoran, toko ramen, bar, butik, arkade permainan dan berbagai macam toko. Jalan ini merupakan daerah tersibuk di Shibuya.


(Patung Hachiko yang 'menunggu' tuannya. Cre: Syanne Susita)

Sekarang mengenai Anime & Manga!

Anime (アニメ) (baca: a-ni-me, bukan a-nim) adalah animasi khas Jepang, yang biasanya dicirikan melalui gambar-gambar berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas Jepang. 


Kata anime tampil dalam bentuk tulisan dalam tiga karakter katakana a, ni, me (アニメ) yang merupakan bahasa serapan dari bahasa Inggris "Animation" dan diucapkan sebagai "Anime-shon". 



Anime pertama yang mencapai kepopuleran yang luas Astro Boy karya Ozamu Tezuka pada tahun 1963. Pembuat anime itu sendiri disebut animator. Para animator itu bekerja disebuah perusahaan media untuk memproduksi sebuah anime. Di dalam perusahaan itu, terdapat beberapa animator yang saling bekerja sama untuk menghasilkan sebuah anime yang berkualitas. Para animator itu sendiri sering disebut Seniman Bayangan. Karena mereka bekerja seperti seorang seniman yang berusaha mengedepankan unsur cerita dan unsur intrinsiknya. 



Manga (漫画) (baca: man-ga, atau ma-ng-ga) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) (baca: man-ga-ka, atau ma-ng-ga-ka) adalah orang yang menggambar manga. Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Namun demikian beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga.



(cre: Wikipedia)


Aku telah membaca banyak komik, tapi aku merupakan penggemar dari komik Detektif Conan, Naruto, dan Hai! Miiko (klik namanya untuk mengetahui info tentang komik tersebut). Aku mengoleksi setiap volume dari ketiga komik tadi dan tidak pernah bosan untuk membacanya. :D
Dari mangaka-mangaka hebat yang kuketahui, aku paling kagum dengan Aoyama Gosho, mangaka Detective Conan! Manga karangannya terlihat hidup, sangat spesifik, dan keren! Aku sangat ingin bertemu dengannya.

(foto-foto di postingan ini diambil dari Google & beberapa sumber lainnya).

Kau tahu? Aku sangat-sangat-sangat ingin mengunjungi Jepang, berkelana mengelilingi tempat-tempat yang menakjubkan, menemui hal-hal yang sudah lama ingin kutemui. Aku... Yah, mungkin ini terlalu berharap, tapi... Aku sangat berantusias untuk mendapatkan beasiswa ke Jepang. Selama aku masih bisa, aku akan terus berusaha untuk mencapai mimpi-mimpi indah yang telah kurangkai dan tak akan kubiarkan berserakan. I'll never give up.

Aku berharap, aku bisa menginjakkan kaki di Jepang dan menuliskan pengalamanku disini, berbagi kisah dengan kalian. Aku berharap, sangat.

I'll be there, Japan!

:)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...