Ngikutin suasana hati ya?
Hohoho, nope, gue nggak lagi sedih, cuma nggak tau kenapa gue lagi demen yang mewek-mewek. Dari film yang menyentuh, sedih, bikin nyesek, bikin berkaca-kaca, bikin nangis, sampe ke yang bikin sebel gara-gara WOY KEJER NIH GUE UDAHAN ELAH (gue nggak sensitif emang filmnya sedih, kambing!!!)
(plis deh padahal gue cewek strong)
Bleh.
Gue suka film yang berhasil gets me into that shitty feelings, bikin chaotic storm of emotion, punya twist tak terduga. Dan menurut gue film yang berhasil adalah film yang bisa mengaduk-ngaduk emosi dan bikin penontonnya merasakan apa yang ingin film itu sampaikan. Movies are all about bringing out our emotions. If a movie is powerful enough to make you cry, then it has done its job.
Below are some of those movies that succeeded on making me sad, or even shed some tears yang gue inget. (may contain spoilers, sorry :D)

3 Idiots. Yap, the highest grossing Bollywood movie of all time. Gue nangis pas si Raju coba bunuh diri trus Rancho dan si siapa-gue-lupa nunjukin betapa pengennya mereka liat Raju sembuh. Film ini menyediakan banyak hal yang bisa dipetik, terutama lewat kisah persahabatan.

Laskar Pelangi, wuih, salah satu film Indonesia terkeren & terfavorit, sama kayak novelnya (tapi tetep yang ori bikinan tangan penciptanya yang lebih keren). Paling sedih pas scene Lintang tapi gue lupa yang mana huehuehue.
The Notebook. Filmnya Aa' Ryan Gosling (huahua ganteng banget pas no brewok) dan Rachel McAdams. Gue selalu suka film yang ada Rachel-nya karena THE WAY SHE ACTS IS JUST AMAZING, walau baru nonton Mean Girls, The Notebook, sama The Vow (EEY INI JUGA SEDIH!) (kapan2 mau nonton About Time). Intinya ini salah satu film romance terkeren (diadaptasi dari novelnya Nicholas Sparks gitu lho). Pengen deh punya cowok yang setianya kayak Noah. Ada kagak sih?
Dear John. Baru nonton beberapa jam lalu. Nicholas Sparks juga nih! Ada Aa' Channing Tatum (bikin semangat nonton) dan Atikah Seyfried... eh, Amanda. Gue netes pas John bacain surat buat ayahnya. Ada beberapa scene John dan Savannah yang bikin sedih jugak...

A Crazy Little Thing Called Love. Oh guyz, saya akui, film Thailand emang banyak yang keren (horornya apalagi, meeen!), dan ini film Thai favorit gue. Ada Aa' Mario Maurer dan Baifern Pimchanok. Sepanjang nonton, ketampanannya Maurer menghipnotis gue banget. Udah berkali-kali nonton ini tapi masih netes. Jalan ceritanya simple tapi mampu menyentuh yang nonton. Pokok'e top.

You Are the Apple of My Eye. Film Taiwan nih, si Ko Teng (mengingatkan gue akan sekoteng) sama Chia Yi. Sumpah endingnya sedih parah, nggak nyangka bakal berakhir begitu. Tapi lucu juga kisah cintanya, bikin greget. Btw banyak scene yang mempertontonkan kesehariannya si Ko Teng yang gue skip-in gara-gara jijik. (yang udah nonton pasti tau)

The Book Thief. Ini film bagus banget (harus baca novelnya yang luar biasa bagus), tentang seorang gadis yang hidup dalam tekanan pas zaman PD 2, yang melibatkan Nazi Jerman dan Hitler. Banyak yang bisa dipetik dari film ini. Gue suka banget sama kata-katanya Markus Zusak, sang pengarang, salah satunya: "I have hated words and I have loved them, and I hope I have made them right." Abis nonton ini, dorongan untuk menulis langsung ke-increase. :"")
The Pursuit of Happyness. Kalo soal film yang dibintangi Will Smith mah nggak usah ditanya lagi ya. Apalagi ini film disadur dari kisah nyata, yang mengisahkan tentang seorang ayah, Chris Gardner, dan anaknya yang menempuh pahit getirnya kehidupan sampai akhirnya bisa hidup berkecukupan. Keren dan memotivasi. Pas mereka bener-bener broke trus berjuang mati-matian buat bangkit dari titik keterpurukan hidup tuh bikin gue berkaca-kaca.
The Pursuit of Happyness. Kalo soal film yang dibintangi Will Smith mah nggak usah ditanya lagi ya. Apalagi ini film disadur dari kisah nyata, yang mengisahkan tentang seorang ayah, Chris Gardner, dan anaknya yang menempuh pahit getirnya kehidupan sampai akhirnya bisa hidup berkecukupan. Keren dan memotivasi. Pas mereka bener-bener broke trus berjuang mati-matian buat bangkit dari titik keterpurukan hidup tuh bikin gue berkaca-kaca.
Grave of the Fireflies. Gue masih nggak percaya gue kejer nonton ini, bwakakak. Film-filmnya Studio Ghibli emang bagus and the world knows lah ya, beberapa yang udah gue tonton itu Spirited Away (gila ini imajinatif parah, sedih juga), My Neighbor Totoro, sama ini. Sedih banget, tentang kakak beradik yang berjuang buat hidup pas PD 2 (serius film-film perjuangan top abis :')). (btw ini spoiler parah bwakakak >>>) Pas adiknya, Setsuko, udah kena penyakit kulit trus kelaparan, kakaknya, Seita, sampe nyolong buah-buahan orang, ketauan, dipukulin abis-abisan... lalu Seita nangis sambil meluk adiknya yang udah nungguin dia pulang dari kantor polisi dan zing gue nangis. Saking kelaparannya, Seita sampe mungut sisa serutan es yang jatoh dari balok es yang dibawa orang, abis itu disuapin ke mulut adiknya zing gue nangis. Ayah ibunya udah meninggal, mereka tinggal berdua di samping danau yang nggak layak buat dijadikan hunian zing gue nangis. Trus pas Setsuko main-main sendirian di pinggir danau saat kakaknya lagi cari makan, pas Setsuko nggak kuat bertahan, pas Setsuko... anjhas endingnya huhuhu duh nih film bikin gue merasa cengeng banget.
...bah panjang amat ya, hahah :P because it's the most powerful tear-jerking anime I've ever watched.
5 Cm(s)/Second. Anime juga nih. Sedih, tentang dua insan yang LDR-an gitu. Cowoknya ganteng, heheh. Perjuangan mereka buat mewujudkan keinginan untuk meet up, walaupun halangan menghadang dari sana-sini patut dicontoh pasangan yang lagi LDR-an.
Wedding Dress. Film Korea, tentang anak dan ibu gitu. Siapa yang nggak tersentuh kalo udah nyangkut soal ibu. Udah lama gue nonton itu, tapi masih kerasa sedihnya.
.jpg)
Up. Their love story... hm, siapa yang nggak terharu.
Toy Story 3. Endingnya bikin netesh. Please... gue udah nonton berkali-kali masih aja netes pas scene Andy berpisah sama mainan-mainannya.

One Litre of Tears. Film Jepang. Based on true story, udah terkenal sedihnya, tentang si Aya (Erika Sawajiri) yang kena penyakit yang nggak bisa disembuhkan.
Hachiko: A Dog's Story. Gimana bisa gue lupa sama film ini duh hahah ini film udah gue tonton lama banget. Dulu gue nontonnya bareng sama keluarga terus pada heboh nangis dan sesenggukan hahahahahahah sedih nyet (T_T)
Hachiko: A Dog's Story. Gimana bisa gue lupa sama film ini duh hahah ini film udah gue tonton lama banget. Dulu gue nontonnya bareng sama keluarga terus pada heboh nangis dan sesenggukan hahahahahahah sedih nyet (T_T)

Hello Ghost. Gue baru nonton nih. Salah satu film dengan twist ending dari Korea. Awal-awalnya sih kocak, ketawa garing deh gue, tapi begitu memasuki 15 menit terakhir film... damn, nangis. Hidung langsung mampet sama ingus (mana pas nonton bapak gue masuk kamar, dikira kenapa-napa...). Nggak nyangka sumpah. Btw kerenlah sutradaranya, ngasih twist di film komedi yang tergolong ringan dan berhasil.

Miracle in Cell No. 7. Have I told you that I rarely watch Korean movies? Gue nggak terlalu suka film Korea, baru nonton beberapa yang sering direkomendasiin and yes, those are aforementioned. Banyak yang ngerekomendasiin Miracle in Cell No. 7 karena katanya sedih banget dan kalo ada yang nggak nangis berarti hatinya sekeras batu hahah. Gue penasaran jadi gue download. Jadi film ini mengisahkan tentang hubungan ayah-anak di mana ayahnya menderita keterbelakangan mental (mirip2 I Am Sam tapi beda jalan cerita. OH IYA INI FILM JUGA SEDIH PARAH) dan harus dijebloskan ke penjara karena kesalahan yang tidak pernah dilakukannya. Awal-awalnya udah sedih sih, akting para pemainnya terlihat natural dan nggak butuh waktu lama buat gue untuk ikut hanyut dalam film ini. And I cried. A lot. Gue sampai menekankan ke diri sendiri, 'Ini cuma film woy' tapi air mata gue nggak berhenti ngalir. Rasanya gue pengen meluk ayah gue habis nonton film ini. Tapi gengsi. :P

(500) Days of Summer. Sedih woy friendzoned parah. Pasti udah pada nonton, kan? Ada yang senasib? Inget ya, there's no such thing as love, it's fantasy. :P
Kayaknya postingan ini bakal terus direvisi seiring dengan bertambahnya film sedih yang gue tonton, huhahuha. Anaknya emang demen yang ngaduk2 emosi sih, maklumin ya. Kalo ada rekomen film sedih (& bikin nangis juga), tell me. :B
gue jadi inget pas pertama kali nonton Crazy Little Things Called Love. nangis kejer bareng temen2 gue di scene P-Shone buka scrapbook :')
ReplyDeleteIya ih gue juga nangis pas di scene itu T_T
Delete